Jembatan Ambles di Desa Sumber Blora, Warga Resah 4 Bulan Belum Ada Perbaikan Permanen

BLORA, dutaperistiwa.com – Rasa was-was dan keluhan terus disampaikan warga Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, menyusul amblesnya atau longsornya badan jembatan penghubung di desa mereka. Kerusakan yang telah terjadi lebih dari 4 (empat) bulan ini dinilai belum mendapat penanganan serius dari pemerintah setempat, menimbulkan kesulitan dan potensi bahaya, terutama di malam hari.

Menurut pengamatan warga dan pengguna jalan, longsor di tepi jembatan tersebut telah melampaui separuh badan jalan. Akibatnya, ruas jalan yang tersisa menjadi sangat sempit dan membahayakan, khususnya saat malam hari. Kendaraan yang melintas, baik roda dua maupun roda empat, harus sangat berhati-hati dan saling memberi jalan untuk menghindari jurang di tepi jalan yang ambles.

“Sudah lebih dari empat bulan seperti ini, Pak. Setiap malam sangat mengkhawatirkan kalau lewat sini,” keluh Malik, salah satu warga Desa Sumber, kepada awak media ini, Senin (14/07/2025).

BACA JUGA  Amankan Kejuaraan Pencak Dor Kota Kediri, Sejumlah 1.125 Personel Polri-TNI Diterjunkan

“Kalau ada dua mobil berpapasan, harus pelan-pelan sekali dan salah satu harus nunggu. Apalagi kalau hujan, licin dan gelap, sangat berisiko. Kami sudah sering menyampaikan keluhan, tapi perbaikan permanennya masih terkatung-katung.”

Salah seorang warga lainnya menambahkan, “Anak-anak sekolah yang pulang sore atau malam juga kami khawatirkan. Jalanannya sangat tepian. Kapan diperbaiki secara total, tidak ada kejelasan sampai sekarang. Penanganan daruratnya pun sepertinya belum cukup mengamankan lokasi.”

Tanggapan Kades: Sudah Ada Penanganan Darurat dan Anggaran Tersedia

Menanggapi keresahan warga, Kepala Desa Sumber, Aris Susanto, mengakui kerusakan jembatan tersebut dan menyatakan bahwa pemkab telah melakukan penanganan awal.

BACA JUGA  Kapolri Ungkap AMMTC Hasilkan Deklarasi Labuan Bajo Kerjasama Berantas Kejahatan Lintas Negara

“Benar, jembatan di lokasi itu mengalami longsor beberapa bulan lalu. Untuk penanganan awal, Pemkab Blora telah melakukan tindakan emergency atau penanganan sementara untuk mengamankan lokasi dan memastikan jalan masih bisa dilalui dengan hati-hati,” jelas Aris Susanto saat dikonfirmasi.

Kades Sumber juga memberikan penjelasan tentang rencana perbaikan permanen ke depan. “Untuk perbaikan yang lebih permanen dan menyeluruh, kedepannya akan dibantu oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Yang pasti, Pemkab Blora sudah menganggarkan untuk perbaikan jembatan ini dalam APBD,” tegas Aris.

Mengenai bentuk perbaikan permanen, Aris menyatakan bahwa wewenang penentuan ada pada Pemkab Blora. “Nanti apakah akan dibangun jembatan baru atau dibuatkan plengsengan (dinding penahan tanah), itu sepenuhnya kewenangan dan kebijakan Pemkab Blora. Kami dari desa tentu berharap agar perbaikan permanen dapat segera direalisasikan untuk keamanan dan kenyamanan warga,” pungkasnya.

BACA JUGA  Gelar Upacara Hari Bela Negara, Bupati Rembang Bacakan Amanat Presiden Joko Widodo

Warga Berharap Realisasi Cepat

Meski mendapat penjelasan tentang adanya anggaran, warga Desa Sumber tetap berharap agar perbaikan permanen jembatan yang ambles tersebut segera direalisasikan. Mereka menekankan bahwa kondisi jalan saat ini benar-benar mengancam keselamatan, terutama dalam gelapnya malam dan saat cuaca buruk. Kejelasan waktu pelaksanaan perbaikan permanen menjadi harapan utama warga setelah menunggu lebih dari empat bulan dalam kondisi yang berisiko.

Pewarta : Goen