Proyek Uditch Tanpa Papan Nama di Desa Ngunut Dander Dipertanyakan Warga

Miris, tampak dalam gambar beberapa uditch retak dan pecah tetap dipasang di proyek ini

BOJONEGORO, dutaperistiwa.com — Proyek pemasangan uditch di Desa Ngunut, Kecamatan Dander, menuju kawasan wisata Kayangan Api Ngasem menuai sorotan warga pada Senin (08/12/2025). Warga mempertanyakan transparansi dan kualitas pekerjaan karena proyek berjalan tanpa papan informasi dan hasilnya dinilai jauh di bawah standar.

Sebagaimana diketahui bahwa sudah seharusnya proyek yang pendanaannya bersumber dari keuangan negara dalam pengerjaannya harus memasang papan informasi proyek. Hal ini sebagai bentuk transparansi dan good government, sebagaimana diamanatkan dalam UU KIP nomor 14 tahun 2008, agar semua warga negara Indonesia bisa mengakses pekerjaan tersebut.

Tampak selain tanpa adanya papan informasi, pekerjaan pemasangan uditch ini pun tidak lurus

Namun sayang, di proyek ini, selain tanpa papan informasi, di lapangan terlihat banyak uditch yang sudah retak dan pecah, namun tetap dipasang. Susunan uditch juga tidak lurus dan tampak bergelombang. Kondisi ini membuat warga khawatir umur konstruksi tidak akan bertahan lama.

BACA JUGA  Sukseskan Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Sambong Bantu Petani Merawat Tanaman Jagung

Saat awak media ini mencoba mengkonfirmasi asal proyek kepada para pekerja, mereka mengaku tidak tahu. Salah seorang pekerja yang ditemui di lokasi, hanya memberikan sebuah nomor selular yang katanya milik seseorang berinisial GT dan disebut sebagai mandor proyek dan juga warga setempat, yang menjelaskan melalui panggilan selular bahwa pekerjaan tersebut merupakan lemparan dari seorang Bos berinidial AI dari Bowerno.

BACA JUGA  Hadiri Gebyar HUT IWO-I ke-6 di Majalengka, Ketum IWO-I: Kepakkan Sayap Rajawali Sakti di Seluruh Nusantara

Beberapa warga menyayangkan cara kerja seperti ini. Selain tidak ada papan informasi yang seharusnya memuat informasi anggaran, sumber dana, dan pelaksana proyek, mutu pekerjaan juga diduga tidak sesuai spesifikasi.

Miris, tampak dalam gambar beberapa uditch retak dan pecah tetap dipasang di proyek ini

Warga berharap pemerintah melalui dinas terkait segera turun mengecek. Tanpa papan informasi, masyarakat tidak tahu apakah proyek tersebut berasal dari PU Bina Marga, PU SDA, atau PU Cipta Karya. Menurut warga, kejelasan ini penting agar pembangunan bisa diawasi publik dan tidak menimbulkan dugaan negatif. (Ary)

error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights