Pemilihan RW 01 Tunggul Wulung Berlangsung Lancar dan Demokratis, Didin Angraeni Terpilih

MALANG, dutaperistiwa.com – Pemilihan Ketua RW 01 Kelurahan Tunggul Wulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, berlangsung lancar, aman, dan demokratis pada Minggu (14/12/2025). Proses pemilihan yang diikuti ratusan warga ini menjadi wujud nyata partisipasi masyarakat dalam menjaga demokrasi di tingkat lingkungan.

Pemilihan RW 01 diikuti oleh tiga calon, yakni R. Soerjo Atmojo, Kuswinayatini, SH, MH, dan Didin Angraeni. Berdasarkan hasil penghitungan suara, Didin Angraeni berhasil meraih suara terbanyak dengan 253 suara. Sementara R. Soerjo Atmojo memperoleh 215 suara dan Kuswinayatini, SH, MH mendapatkan 199 suara. Adapun suara tidak sah tercatat sebanyak 17 suara, dengan total pemilih yang hadir mencapai 684 orang.

Ketua Panitia Pemilihan RW 01, I Made Suyasha Putra, menyampaikan bahwa seluruh tahapan pemilihan telah dipersiapkan secara matang sehingga berjalan tertib tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah proses pemilihan berjalan aman dan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga RW 01 yang telah berpartisipasi dan menggunakan hak pilihnya,” ujar Made.

Dengan perolehan suara terbanyak, Didin Angraeni resmi terpilih sebagai Ketua RW 01. Ia berkomitmen untuk bekerja keras meningkatkan kualitas hidup warga serta memperkuat solidaritas dan kebersamaan di lingkungan RW 01.

Pemilihan RW ini juga merupakan bagian dari upaya Pelaksana Tugas (Plt) RW 01, Kholik Nuryadi, dalam mendorong partisipasi aktif warga sekaligus memberikan pembelajaran demokrasi yang sehat di tingkat lokal. Partisipasi masyarakat dinilai sebagai bentuk legitimasi penting bagi kepemimpinan RW terpilih.

Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus mantan Lurah Tunggul Wulung, Rendy Triatmojo, menegaskan pentingnya menjaga kerukunan pascapemilihan. Ia berharap siapa pun yang terpilih tetap mengedepankan kebersamaan demi kemajuan RW 01.

“Saya berpesan agar tetap guyub rukun, saling bekerja sama membangun RW 01 Tunggul Wulung. Jangan lupa untuk terus nguri-nguri budaya lokal. Tradisi bersih desa hendaknya tetap dilaksanakan setiap tahun sebagai ciri khas dan jati diri budaya Tunggul Wulung, karena budaya adalah perekat masyarakat tanpa sekat,” pesan Rendy.

Dengan terselenggaranya pemilihan RW 01 secara demokratis dan partisipatif, diharapkan roda pemerintahan lingkungan di Tunggul Wulung semakin solid dan mampu menjawab kebutuhan warganya ke depan. (Yuni)

BACA JUGA  Beri Insentif Pelaku Sosial Keagamaan, Bupati Bojonegoro Dorong Tempat Ibadah Jadi Ruang Pemberdayaan Masyarakat
error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights