Serahkan Bansos Bagi Keluarga Rentan di Kasiman, Bupati Bojonegoro Ajak Saling Membantu dan Bangun Kebersamaan

BOJONEGORO, dutaperistiwa.com – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyerahkan bantuan secara simbolis kepada keluarga rentan, Kamis (12/3/2026) di Pendopo Kecamatan Kasiman. Bantuan diberikan kepada anak yatim, anak piatu, anak yatim piatu terlantar non panti, lansia tunggal, lansia sebatang kara dan penyandang disabilitas.

Suasana akrab begitu terasa saat Bupati Setyo Wahono bertemu langsung dan berbincang dengan penerima manfaat. Bupati mengatakan pemerintah memiliki kewajiban untuk memastikan masyarakat utamanya keluarga rentan dalam mendapat perhatian dan perlindungan sosial. Dengan bantuan tersebut diharapkan bisa menambah semangat dan membangun cita-cita. Serta kepada para lansia dan disabilitas tetap bisa beraktivitas, sehat dan bahagia.

“Untuk para kades tolong mendata dengan benar. Bansos ini harapannya dapat sedikit meringankan. Terpenting, membangun kebersamaan, kepedulian dan gotong royong. Mari sama-sama membantu saudara-saudara kita, terhadap anak-anak dan keluarga rentan. Data yang valid itu kewajiban kita,” tuturnya.

BACA JUGA  Api Sumur Minyak Tradisional di Blora Berhasil Dipadamkan Setelah Sepekan Berkobar

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Bojonegoro Agus Susetyo menjelaskan, kegiatan penyerahan secara simbolis ini akan dilaksanakan secara berurutan di empat Kecamatan. Penerima dipadankan dengan DTSEN desil 1-5. Verval DTSEN di Kecamatan Kasiman sudah 100 persen.

BACA JUGA  Inspektorat Bojonegoro Gelar Festival Anti Korupsi untuk Siswa SD–SMP

Kecamatan Kasiman menjadi lokasi pertama pelaksanaan penyerahan bantuan sosial (bansos) secara simbolis Bantuan Sosial Anak Yatim, Anak Piatu dan Anak yatim Piatu Terlantar Non Panti sebanyak 91 Anak. Selain itu Bantuan Sosial Lansia Tunggal, Lansia Sebatang Kara dan Penyandang Disabilitas sebanyak 137 penerima manfaat. “Selanjutnya di Kecamatan Kapas, Kanor, dan Bubulan,” ujarnya.

BACA JUGA  Pemkab Bojonegoro Perkuat Literasi Kesehatan Anak Muda di Era Serba Digital

Agus menjelaskan, kegiatan menjadi bukti bahwa pemerintah pemerintah hadir dalam penanganan kemiskinan. Selain itu, masyarakat bisa tahu bahwa bansos diserahkan kepada pihak yang berhak dan menjadi sarana pemerintah menyampaikan kebijakan bantuan.

Redaksi

error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights