Panen Raya Jagung Agroforestry Perhutani dan Masyarakat Kaligede Bukti Sinergi Wujudkan Hutan Produktif

TUBAN I DUTA PERISTIWA – Sinergi antara Perhutani, aparat kepolisian, pemerintah desa, serta lembaga masyarakat desa hutan kembali menunjukkan hasil positif. Melalui program agroforestry tahun 2026, panen raya jagung berhasil digelar di Petak 146E wilayah RPH Sokomedalem, BKPH Bate, KPH Jatirogo, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi lintas sektor dalam memanfaatkan kawasan hutan secara produktif tanpa mengesampingkan aspek kelestarian lingkungan. Selain meningkatkan hasil pertanian, program ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.

Panen raya dihadiri oleh Asper/KBKPH Bate beserta jajaran, Bhabinkamtibmas Desa Kaligede BRIPKA Sugeng bersama anggota Polsek Senori, perangkat Desa Kaligede, pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Kaligede Bangkit, serta Kelompok Tani Hutan (KTH) Kaligede. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pengelolaan hutan berbasis kemitraan yang berkelanjutan.

BACA JUGA  Keluhan Ibu-Ibu Perumahan Mutiara Cepu: Gas 3 Kg Cepat Habis, Dapur Jadi Ikut Resah

Administratur KPH Jatirogo melalui Asper BKPH Bate, Didi Triarsa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program agroforestry hingga menghasilkan panen yang memuaskan.

“Panen raya ini bukan sekadar tentang hasil jagung yang diperoleh, tetapi juga menjadi simbol kuatnya kebersamaan dan sinergi antara Perhutani, pemerintah, aparat keamanan, serta masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama sekaligus menjaga kelestarian hutan,” ungkap Didi.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Kaligede, BRIPKA Sugeng, menegaskan dukungan kepolisian terhadap berbagai kegiatan produktif masyarakat yang mampu meningkatkan perekonomian warga sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Di sisi lain, Ketua LMDH Kaligede Bangkit, Juwanto, menilai program agroforestry yang dijalankan Perhutani telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa hutan. Menurutnya, pola kemitraan tersebut membuka peluang bagi warga untuk mengelola lahan secara produktif dan berkelanjutan.

Hal senada juga disampaikan Ketua KTH Kaligede, Mustofa. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan panen jagung merupakan hasil kerja keras bersama antara petani hutan dan Perhutani dalam mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia.

Keberhasilan panen raya jagung di Petak 146E ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk terus mengembangkan pola tanam agroforestry yang produktif, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung kelestarian kawasan hutan di wilayah KPH Jatirogo.

Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah di Pos PTM 08 Kaligede. Seluruh rangkaian acara berlangsung lancar, aman, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang produktif dan berkelanjutan. (Marlik)

error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights