BLORA I DUTA PERISTIWA – Terbitnya instruksi dan keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GRIB JAYA yang mengaktifkan kembali Dwi Jatmiko sebagai Ketua Definitif DPC GRIB JAYA Kabupaten Blora disambut antusias oleh jajaran pengurus, kader, dan simpatisan organisasi di berbagai tingkatan.
Keputusan tersebut sekaligus menjadi jawaban atas dinamika internal yang sempat terjadi di tubuh GRIB JAYA Blora. DPP GRIB JAYA menegaskan pentingnya menjaga soliditas organisasi dengan mengembalikan struktur kepengurusan sesuai ketentuan organisasi yang berlaku serta mendorong seluruh pihak untuk mengedepankan persatuan dan islah demi kepentingan organisasi yang lebih besar.
Sebagai bentuk rasa syukur atas kembali aktifnya kepengurusan definitif, jajaran DPC GRIB JAYA Blora menggelar kegiatan tasyakuran yang diisi dengan acara tahlil serta konsolidasi organisasi yang dihadiri pengurus serta kader dari berbagai wilayah. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun organisasi yang semakin solid, kuat, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam keterangannya kepada awak media di sela-sela acara tasyakuran, Minggu (07/06/2026), Ketua DPC GRIB JAYA Blora, Dwi Jatmiko, menegaskan bahwa dirinya akan fokus menyatukan kembali seluruh elemen organisasi hingga ke tingkat ranting.
“Saya berjanji akan menyatukan kembali seluruh kepengurusan DPC GRIB JAYA Blora sampai ke tingkat ranting setelah sebelumnya sempat terjadi dualisme kepemimpinan. Kini saatnya seluruh kader kembali bersatu, mengedepankan persaudaraan, dan membangun organisasi secara bersama-sama dalam satu komando,” tegas Dwi Jatmiko.
Menurutnya, tidak ada lagi ruang untuk perpecahan di internal organisasi. Seluruh kader diminta untuk menatap ke depan dan menjadikan dinamika yang pernah terjadi sebagai pelajaran berharga dalam proses pendewasaan organisasi.
Dwi juga menegaskan bahwa GRIB JAYA Blora akan terus menjalin sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten Blora serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami akan selalu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Blora untuk mewujudkan semangat Nyawiji Mbangun Blora, sehingga Blora semakin akur dan misuwur. Organisasi harus hadir sebagai mitra yang konstruktif, menjaga kondusivitas daerah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Semangat tersebut sejalan dengan komitmen GRIB JAYA untuk menjaga persatuan, kondusivitas, serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat demi mendukung pembangunan daerah.
Sejumlah pengurus, kader, dan simpatisan GRIB JAYA Blora mengaku bersyukur atas keputusan DPP yang dinilai mampu mengakhiri polemik internal yang sempat berkembang. Mereka berharap seluruh jajaran organisasi dapat kembali manunggal dan mengesampingkan perbedaan demi kemajuan bersama.
“Yang terpenting sekarang adalah persatuan. Kami berharap seluruh kader kembali solid, kompak, dan satu barisan di bawah kepemimpinan Ketua DPC Dwi Jatmiko. Saatnya GRIB JAYA Blora fokus menjalankan program organisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap salah seorang kader.
Dengan berakhirnya dinamika dualisme kepemimpinan dan kembalinya kepemimpinan definitif di tingkat DPC, keluarga besar GRIB JAYA Kabupaten Blora optimistis dapat melangkah lebih kuat, memperkokoh konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah, serta terus berkontribusi dalam menjaga kondusivitas dan mendukung pembangunan Kabupaten Blora.
“Solid, Kuat, Jaya” bukan sekadar slogan, melainkan semangat kebersamaan yang kini kembali digaungkan untuk membawa GRIB JAYA Blora semakin maju, semakin kompak, dan semakin manunggal. (Jay)






