BOJONEGORO | DUTA PERISTIWA – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Jam’iyyah Manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jailany yang digelar di Yayasan Nurul Iman, Desa Dander, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Kamis malam (25/6/2026) bertepatan dengan 10 Muharram 1448 Hijriah.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.48 WIB tersebut tidak hanya diisi dengan pembacaan Manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jailany, tetapi juga dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim piatu dan janda lansia sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Muharram yang penuh berkah.
Acara dihadiri jajaran Forkopimcam Dander, di antaranya Camat Dander, Kapolsek Dander, Danramil Dander, Kepala KUA Kecamatan Dander, serta unsur TNI, yakni Komandan Brigif TP 33/Nagasetia (NS) dan Komandan Yon TP Belibis Putih Dander.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri para kiai, ibu nyai, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai wilayah di Desa Dander yang turut memadati lokasi acara.
Berdasarkan susunan acara, pembacaan Manaqib dipimpin oleh KH. Muhammad Nurhadi, dengan KH. Hasan Toyib sebagai penerjemah manaqib, sementara KH. Wakiman bertindak sebagai imam sholat sekaligus pengasuh Yayasan Nurul Iman.
Pada kesempatan tersebut, panitia menyalurkan santunan kepada:
- 57 anak yatim piatu, masing-masing menerima santunan sebesar Rp250.000.
- 101 janda lansia, masing-masing menerima santunan sebesar Rp110.000.
Selain bantuan berupa uang tunai, para penerima santunan juga memperoleh souvenir dari BMT Ngasem sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial keagamaan tersebut.
Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan Muharram sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Dengan dihadiri sekitar 175 jamaah, rangkaian acara berlangsung tertib, penuh kekhusyukan dan kebersamaan. Para jamaah mengikuti pembacaan manaqib, doa bersama, hingga penyaluran santunan dengan penuh khidmat.
Melalui kegiatan ini diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga keberkahan bulan Muharram dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak yatim piatu dan para janda lansia. (Kar)






