GROBOGAN, dutaperistiwa.com – Lokasi jalur jalan raya Purwodadi – Blora sangat ramai, tepatnya di depan SMP Negeri 1 Tawanghatjo turut Kabupaten Grobogan Jawa Tengah. Namun kepadatan jalur jalan ini tidak diimbangi dengan tidak adanya rambu lalu lintas yang ada, sehingga sangat membahayakan bagi siswa-siswi maupun pengguna jalan di sekitar jalan tersebut.
Saat awak media ini konfirmasi dengan Giyanto, salah seorang satpam sekolah yang terlihat sedang membantu penyebrangan siswa-siswi yang masuk sekolah.
Dirinya mengatakan, “pihak sekolah sudah mengupayakan untuk minta pengadaan rambu-rambu lalu lintas, melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Grobogan, namun hingga saat ini belum terealisasi juga.” Ucap Giyanto.
Giyanto menambahkan bahwa seharusnya dari dinas terkait bisa memprioritaskan pengadaan rambu-rambu lalu lintas karena padatnya lalu lintas di jalur ini.
Setidaknya Kepala Sekolah sudah mengupayakan, meskipun sampai saat ini belum bisa terealisasi, karena pihak sekolah sangat berharap adanya rambu-rambu lalu lintas di depan sekolah ini, mengingat padatnya kendaraan yang melintas juga banyaknya siswa yang sekolah disini hingga ratusan siswa, sehingga adanya rambu-rambu lalu lintas disini adalah sebuah keharusan.
Salah seorang orang tua siswa saat ditanya tentang penting tidaknya sebuah rambu-rambu lalu lintas di tempat anaknya menuntut ilmu juga mengatakan, “setidaknya ada papan rambu pelan-pelan atau papan rambu yang lain yang bisa memberikan petunjuk bagi para pengguna kendaraan agar lebih berhati-hati saat melintas disini, karena menurut saya sangat rawan tampa adanya rambu lalu lintas disini, apalagi di saat jam-jam siswa menyeberang yaitu di saat jam masuk atau pulang sekolah, “ujarnya.
Giyanto, security SMP N 1 Tawangharjo juga menambahkan tanpa adanya rambu-rambu lalu lintas disini, akhirnya para pengguna kendaraan melintas dengan seenaknya tanpa memperhatikan keselamatan siswa-siswi atau pengguna jalan yang sedang menyeberang.
“Kita sudah mengupayakan semaksimal mungkin, namun karena keterbatasan kita, sehingga sampai saat ini rambu-rambu tersebut belum juga terealisasi. Sebetulnya miris sekali saat melihat siswa melintas menyeberang sementara kendaraan yang melintas disini tanpa mengurangi kecepatan. ” Pungkas Kepala Sekolah.
Penulis : SUJONO






