BLORA, dutaperistiwa.com – Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman mendorong Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Blora untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui inovasi dan kolaborasi dengan perguruan tinggi.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mewujudkan MIN Blora sebagai madrasah favorit di Kabupaten Blora.
Hal itu disampaikan Gus Arief sapaan akrab Bupati Blora Arief Rohman saat menghadiri acara Akhirussanah dan pelepasan siswa kelas VI Tahun Pelajaran 2025/2026 di MIN Blora, Desa Plosorejo, Kecamatan Banjarejo, Sabtu (30/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Gus Arief menegaskan bahwa peningkatan kualitas lulusan menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan.
Menurutnya, sekolah yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas akan semakin diminati oleh masyarakat.
“Kalau kualitas lulusan terus meningkat, Insya Allah nanti yang daftar akan semakin banyak. Kunci menjadi sekolah favorit adalah melakukan inovasi dan pembaruan-pembaruan,” katanya.
Gus Arief menyebut MIN Blora memiliki potensi besar untuk berkembang karena merupakan satu-satunya Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Kabupaten Blora.
Keunggulan yang telah dimiliki, seperti kemampuan hafalan Al-Qur’an para siswa, perlu terus diperkuat dengan kompetensi lain yang relevan dengan perkembangan zaman.
Gus Arief mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Blora siap mendukung pengembangan MIN Blora melalui berbagai bentuk kerja sama dengan perguruan tinggi dan berbagai pihak terkait.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan kompetensi guru, hingga penguatan karakter dan keterampilan siswa.
“Kami optimistis MIN Blora bisa terus berkembang. Dengan kolaborasi bersama pemerintah daerah, perguruan tinggi, komite sekolah, orang tua, dan seluruh pihak, sekolah ini bisa menjadi madrasah yang semakin maju dan menjadi pilihan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Gus Arief, keberadaan perguruan tinggi dapat menjadi mitra strategis dalam mendampingi sekolah mengembangkan berbagai program unggulan.
Dengan dukungan akademisi dan dunia pendidikan tinggi, madrasah dapat lebih cepat beradaptasi terhadap kebutuhan pendidikan masa depan.
Ia juga menegaskan bahwa lokasi sekolah yang berada di wilayah pedesaan tidak menjadi penghalang untuk menjadi lembaga pendidikan unggulan.
Yang terpenting, kata dia, sekolah memiliki keunggulan, inovasi, dan kualitas lulusan yang mampu menjawab harapan masyarakat.
“Meskipun lokasinya di desa, kalau punya keunggulan pasti akan dilirik orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya di sini,” kata Gus Arief.
Sementara itu, Kepala MIN Blora Umi Khoirunisyaatin, S.Pd.I., melaporkan bahwa pada Tahun Pelajaran 2025/2026 sebanyak 46 siswa kelas VI dinyatakan lulus.
Ia berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan membawa nama baik almamater.
Acara akhirussanah tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora H. Roziqun, S.Ag., M.Pd.I.,Bunda Literasi Kabupaten Blora Hj, Ainia Shalichah, S.H, M.Pd AUD, MPd.BI, jajaran guru MIN dan tenaga kependidikan, komite sekolah, serta para orang tua dan wali murid.
Selain menjadi momentum pelepasan siswa, kegiatan itu juga menjadi ajang memperkuat komitmen bersama untuk terus meningkatkan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Blora.
Redaksi






