BLORA, dutaperistiwa.com – Polsek Sambong kembali menjadi sorotan publik, setelah beberapa waktu sebelumnya ada warga yang melapor karena diduga sejumlah pohon jati miliknya dibabat habis oleh orang lain, kali ini seorang perangkat desa melaporkan kepala desanya ke Polsek Sambong dengan dugaan telah melakukan penganiayaan.
Adapun kejadian pemukulan ini terjadi kurang labih pukul 09.30 tepatnya di ruang belakang Kantor Desa Biting, Jum’at (26/07/2024) tepat pada saat listrik padam, sehingga beberapa perangkat desa yang lain sebagian ke kecamatan, kemudian ada sebagian ikut pendampingan penanganan stunting bersama ibu-ibu PKK, serta sebagian lagi keluar karena listrik padam sehingga tidak ada aktifitas kantor.
Korban bernama Rumristo (42) yang tak lain adalah Kepala Urusan Perencanaan Desa Biting yang mulai aktif sebagai perangkat desa sejak sekitar tahun 2009 yang lalu. Saat ditemui di rumahnya, yang ada di Rt. 05 Rw. 02 Desa Biting Kecamatan Sambong ini mengatakan bahwa kejadian ini sudah ketiga kalinya.
“Kejadian pertama saat itu di bulan puasa, dimana saya dituduh tanpa bukti, namun pada saat itu hanya adu mulut tanpa ada kontak fisik, dan akhirnya kami berdamai. Kemudian kejadian yang kedua saat itu hari pertama ngantor setelah libur lebaran, tepatnya hari Selasa (16/04/2024), dimana saat itu saya dipukul, yang kemudian saat itu juga saya langsung melapor ke Mapolsek Sambong, namun saat itu saya juga masih bisa memaafkan atas kejadian pemukulan tersebut, namun saat itu beliau Pak Kades sudah membuat surat pernyataan dan disaksikan oleh banyak orang termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Biting, dimana di point ketiga disebutkan bahwa beliau sudah berjanji jika melakukan perbuatan melawan hukum maka yang bersangkutan sanggup untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Jadi tadi pagi ketika saya dipukul saya tidak berusaha membalas namun saya pasti akan menempuh jalur hukum, “ucap Rusmitro kepada beberapa awak media yang hadir dirumahnya, sesaat usai dirinya melakukan visum di Puskesmas Sambong, Jum’at (26/07/2024).
Menurut keterangan korban sesaat setelah laporan, pihak Polsek langsung bergerak cepat melakukan olah TKP serta memeriksa beberapa saksi, termasuk teman korban, Risdianto yang merupakan Kaur Umum di kantor Desa Biting.
Terpisah, Ngatino, Kepala Desa Biting yang dihubungi melalui akun WA nya menjawab bahwa ini bukan urusan pemerintahan namun ini karena urusan pribadi, karena dia sudah sering kali mengajak istri saya makan diluar tanpa sepengetahuan saya.
“Jujur saya sakit hati mas, karena istri saya sering diajak keluar makan sama dia, dan dia juga sering WA nan sama isteri saya. Ini saya masih di Polres mas, ” Jawab Ngatino melalui voice note kepada wartawan dutaperistiwa.com.
Hingga berita ini ditulis, Polsek Sambong masih melakukan upaya pemeriksaan secara intensit apa motif yang melatarbelakangi kejadian ini. (Goen)






