BOJONEGORO, dutaperistiwa.com – SMAN 1 Kasiman, salah satu sekolah menengah di bawah Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang berada di ujung utara wilayah Kabupaten Bojonegoro selama 2 tahun ini sedikit demi sedikit mulai berbenah, baik dari sisi sarana prasarana nya hingga kepada character building anak didiknya. Dibawah sentuhan tangan dingin Ibu Ninis Aris Wibawati, setidaknya saat ini SMAN 1 Kasiman mulai diperhitungkan dan dikenal masyarakat luas bahkan beberapa perusahaan besar kelas nasional juga mulai melirik sekolah ini.
Ditemui di ruangannya, Jum’at (14/02/2025), Ibu Ninis mengatakan bahwa apa yang dilakukannya saat ini adalah murni khidmah dan pengabdian demi mencerdaskan anak-anak didiknya, dan mengawal hingga anak didiknya tersebut menjadi tenaga kerja siap pakai yang dibutuhkan oleh perusahaan melalui Bursa Kerja Khusus (BKK).
“Dua tahun pertama ini saya memang fokus untuk melakukan perbaikan ataupun rehab sarana dan prasarana sekolah ini, dan alhamdulillah saat ini semua sarpras sudah layak untuk digunakan sebagai fasilitas tempat belajar mengajar, dan lebih baik daripada sebelumnya. Selain itu saat ini SMAN 1 Kasiman juga sudah mulai dilirik oleh beberapa perusahaan besar nasional, termasuk Astra juga PAMA yang sudah menjadi Mitra BKK sekolah ini. Sedangkan untuk program Double Track sendiri kita ada 3 jurusan yaitu Tata Boga, Tata Rias dan Multimedia, “tegasnya.
Ditambahkan oleh Ibu Ninis bahwa dalam membimbing anak didiknya sehingga menjadi tenaga kerja siap pakai, dirinya bersama guru yang lain mengawal anak didiknya hingga sampai ke perusahaan yang dituju dan sampai diterima di HRD perusahaan tersebut.
Dijelaskan oleh Ibu Ninis bahwa pada bulan Januari kemarin SMAN 1 Kasiman juga mengadakan kegiatan “Career Day 2025 SMAN 1 Kasiman”, dimana dalam kegiatan tersebut diundang beberapa kampus Perguruan Tinggi diantaranya adalah Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Airlangga (Unair), Sekolah Tinggi Teknik Ronggolawe (STTR) Cepu, Universitas Terbuka (UT) Cepu, Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Surakarta serta STIKES Rajekwesi Bojonegoro. Adapun tujuan diadakannya kegiatan yang dikhususkan untuk kelas XII tersebut adalah siswa bisa mengetahui beberapa pilihan karir yang berbeda, bisa mengenal dan juga memperdalam wawasan mengenai jurusan dalam perkuliahan yang tepat untuknya.
“Itu memang sudah menjadi tekad saya dan semua guru yang ada disini, dan tahun kemarin tak kurang dari 50 anak juga kita antar sampai diterima di HRD perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja anak didik dari sini. ” Pungkas Kepala Sekolah yang mulai masuk sejak Desember 2022 ini. (Goen)






