BLORA, dutaperistiwa.com – Embung di Desa Kedungringin Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora menelan korban, pada hari Kamis (10/07/2025). Diketahui kedua bocah malang tersebut berasal dari Desa Kedungringin Kecamatan Tunjungan.
Kedua bocah naas yang tenggelam di embung tersebut yang satu adalah anak dari Hadi, Kepala Desa Kedungringin bernama Huda (12) dan yang satunya adalah Fahri (13), anak laki-laki dari Yuli yang sehari-hari bekerja sebagai salah satu guru di SMPN 1 Tunjungan, jadi kedua korban adalah warga Desa Kedungringin.
Salah satu saksi adalah seorang warga yang kebetulan berada di area sekitaran embung dan mengatakan bahwa , ada 5 anak yang mandi di embung kurang lebih jam 09.30 pagi, selang tak lama kemudian, ketiga anak yang selamat minta tolong pada pengendara yang sedang melintas lewat, karena kebetulan lokasi embung berada di tepi jalan arah Desa Kedungringin.
Dalam pertolongan tersebut terlambat dilakukan, sehingga didapati satu anak sudah meninggal di tempat dan satunya lagi yang masih terlihat bernafas segera dilarika ke Klinik Maguan, namun tidak bisa diselamatkan dan meninggal di dalam perjalanan.
Mendapatkan informasi adanya kejadian tersebut, dari pihak Bhabinkabtimas Kendungringin dan Unit Reskrim Polsek setempat mendatangi lokasi embung guna melakukan penyelidikan kejadian tersebut.
Saat dilakukan pemeriksaan di Klinik Maguan dinyatakan bahwa kedua korban tidak ditemukan unsur penganiayaan, dan dinyatakan keduanya murni meninggal karena tenggelam.
Pewarta : Sujono





