BOJONEGORO, dutaperistiwa.com – Ratusan warga Desa Alasgung, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro memadati jalan poros utama desa dalam rangka Gebyar Tasyakuran Sedekah Bumi, Selasa (19/08/2025). Tradisi tahunan yang digelar di depan pintu gerbang makam desa itu berlangsung meriah sekaligus khidmat.
Demi kelancaran acara, akses jalan utama ditutup sementara dan arus kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif kampung. Sejak pukul 13.00 WIB, sekitar 500 warga mulai berdatangan, terdiri dari bapak-bapak, ibu-ibu, hingga anak-anak. Hadir pula para tokoh agama, ta’mir masjid, perangkat desa, serta Kepala Desa Alasgung, Bandrio, yang memimpin langsung jalannya kegiatan.
Sekitar pukul 14.00 WIB hujan deras sempat mengguyur lokasi. Namun, suasana tidak menyurutkan semangat jamaah untuk tetap khusyuk mendengarkan tausiah yang disampaikan KH. Shofiudin Makmun Abbas. Siraman rohani tersebut menjadi puncak acara sekaligus wujud syukur masyarakat Alasgung atas nikmat rezeki dan hasil bumi yang melimpah.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Alasgung, Bandrio, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang tetap kompak menjaga tradisi leluhur.
“Alhamdulillah, meskipun diguyur hujan, warga tetap semangat mengikuti acara ini. Tradisi Sedekah Bumi bukan hanya bentuk doa dan syukur kepada Allah SWT, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan serta menjaga kelestarian budaya desa kita. Mari terus kita jaga kekompakan ini untuk kemajuan Alasgung ke depan,” ungkap Bandrio.
Menurut Bayan Ari, salah satu perangkat desa, kegiatan pengajian dan doa bersama dalam rangka sedekah bumi ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahun di bawah kepemimpinan Kepala Desa Bandrio. “Tradisi ini bukan sekadar ritual, tapi juga bentuk syukur atas rezeki, kenyamanan tempat tinggal, serta hasil kebun dan panen sawah yang diberikan Allah SWT,” ujarnya.
Acara yang ditutup dengan doa bersama tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat, sekaligus menjadi simbol kuatnya kearifan lokal dan semangat gotong-royong di Desa Alasgung.
Pewarta : Dadik






