BOJONEGORO, dutaperistiwa.com – Rencana aksi demo warga Dusun Dangilo, Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, yang sedianya digelar pada Senin (08/12/2025), batal dilakukan setelah adanya mediasi yang berlangsung satu hari sebelumnya. Aksi tersebut sebelumnya direncanakan sebagai bentuk kekecewaan warga terhadap pembangunan lapangan voli yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2024 sebesar Rp73 juta, yang hingga kini diduga mangkrak.
Menurut warga, proyek lapangan voli tersebut belum menunjukkan hasil signifikan. Padahal anggarannya tergolong besar. Ketidakjelasan progres pembangunan inilah yang membuat pemuda Dusun Dangilo berencana melakukan aksi protes ke Kantor Desa Hargomulyo.
Kondisi Lapangan Jauh dari Harapan
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi lapangan voli yang diklaim pihak Pemerintah Desa Hargomulyo telah selesai ternyata hanya berupa urugan tanah. Di lokasi juga tampak pemasangan net seadanya serta jaring pembatas yang memakai bilah bambu. Kondisi ini dinilai warga tidak sesuai dengan anggaran Rp73 juta yang seharusnya mampu menghasilkan fasilitas olahraga yang layak.
“Kalau dananya sebesar itu, mestinya lapangannya sudah bagus dan bisa dipakai dengan nyaman, bukan seperti ini,” ungkap salah seorang warga setempat.
Kepala Desa Sulit Ditemui, Pernyataan Berubah
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Senin (08/12/2025), Kepala Desa Hargomulyo, Sukir, mempersilakan awak media untuk datang langsung ke kantor desa agar informasi dapat dijelaskan dengan lebih terang.
Namun, ketika awak media mendatangi kantor desa keesokan harinya, Selasa (09/12/2025), Sukir tidak berada di tempat. Saat dimintai klarifikasi melalui sambungan chat, ia menyampaikan bahwa dirinya sedang berada di Mapolsek Kedewan. Hal ini membuat upaya konfirmasi tidak dapat dilakukan.
Warga berharap pihak pemerintah desa dapat memberikan keterangan terbuka terkait penggunaan Dana Desa untuk pembangunan lapangan voli tersebut, serta segera menyelesaikan pekerjaan agar dapat dimanfaatkan masyarakat.
Tidak menutup kemungkinan warga akan kembali menggelar aksi bila tidak ada solusi maupun kejelasan lanjutan dari pihak Pemerintah Desa Hargomulyo. (Goen)






