Dana PIP Tepat Sasaran, Siswa Berprestasi SMKN 1 Kasiman Kian Bersinar

BOjONEGORO, dutaperistiwa.com – Program Indonesia Pintar (PIP) kerap menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Tak jarang, muncul anggapan miring terkait pemanfaatannya yang dinilai kurang tepat sasaran. Namun, fakta berbeda justru terlihat di SMKN 1 Kasiman. Sejumlah murid berprestasi di sekolah tersebut mengaku terbantu secara nyata berkat dana PIP yang digunakan sesuai peruntukannya.

Dana PIP yang sejatinya diperuntukkan untuk mendukung kebutuhan pendidikan peserta didik dari keluarga kurang mampu, terbukti mampu mendorong lahirnya prestasi di bidang olahraga.

Juara Turnamen SLTA se-Cepu Raya

Salah satu siswa berprestasi tersebut adalah Ardiona Ridzal Pratama, kelas XI jurusan Teknik Ototronik, putra pasangan Roni Chrishtanto dan Kinasih. Ardiona berhasil membawa SMKN 1 Kasiman meraih Juara 1 Turnamen Bola Voli antar pelajar SLTA se-Cepu Raya yang digelar di GOR Pusdiklat Migas Cepu pada November 2025 lalu.

Ardiona Ridzal Pratama, salah satu siswa SMKN 1 Kasiman yang ikut mengharumkan nama sekolah melalui olahraga bola voli

Tak berhenti di situ, pada Januari 2026 kemarin, tim bola voli SMKN 1 Kasiman kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara 1 dalam Volleyball Vocational Challenge 2026 yang dilaksanakan di GOR Utama Bojonegoro.

BACA JUGA  Gelar Operasi Sayang, Satpol PP Bojonegoro Jaring 2 Pelajar dan Berikan Pembinaan

Selain aktif di sekolah, Ardiona juga tercatat sebagai anggota klub bola voli Rajawali Dusun Bandar, Desa Batokan. Ia mengaku dana PIP yang diterimanya sangat membantu memenuhi kebutuhan sekolah sekaligus menunjang latihan dan perlengkapan olahraga.

“Dana PIP saya gunakan untuk kebutuhan sekolah dan membeli perlengkapan latihan. Dengan begitu, saya bisa lebih fokus mengembangkan kemampuan di bola voli,” ujarnya penuh semangat, Selasa (24/02/2026).

Semangat Yatim Piatu Ukir Prestasi

Prestasi membanggakan juga ditorehkan Galang Remaja Saputra, siswa kelas XI jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) II. Galang merupakan anak pasangan Ajun (alm) dan Karyati (almh) yang kini hidup bersama neneknya.

Sebagai penerima PIP, Galang merasakan manfaat langsung dari bantuan tersebut dalam menunjang kebutuhan pendidikan sehari-hari. Bersama tim voli sekolah, ia turut mengangkat nama SMKN 1 Kasiman melalui berbagai kompetisi, termasuk dalam raihan Juara 1 Volleyball Vocational Challenge 2026 Januari 2026 lalu.

Galang Remaja Saputra, siswa kelas XI SMKN 1 Kasiman yang juga berprestasi di bidang olahraga bola voli

“Saya ingin terus berlatih dan membanggakan sekolah. Bantuan PIP sangat membantu saya untuk tetap semangat sekolah dan berlatih,” ungkap Galang.

Nenek Galang pun menyampaikan dukungannya penuh terhadap sang cucu.

“Saya selalu mendukung cita-cita Galang. Dia anak yang rajin dan punya kemauan keras. Bantuan PIP sangat membantu kebutuhan sekolahnya. Semoga dia sukses dan bisa membanggakan orang tuanya,” tuturnya haru.

PIP Jadi Penopang Prestasi

Kepala SMKN 1 Kasiman, Eko Ratmianto, S. Pd.,M.Pd, menegaskan bahwa keberhasilan anak didiknya menjadi bukti nyata bahwa PIP yang tepat sasaran mampu mendorong lahirnya talenta-talenta berprestasi.

“PIP adalah hak murid yang memenuhi kriteria. Peruntukannya jelas untuk mendukung proses belajar mengajar dan pengembangan potensi peserta didik. Kami terus mengingatkan agar dana tersebut digunakan sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Apresiasi Cabang Dinas Pendidikan

Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro, Unsa Hudiana, S. Pd., S.Kom., MM, memberikan apresiasi atas langkah SMKN 1 Kasiman dalam membantu menumbuhkembangkan bakat dan prestasi murid.

“Kami sangat mendukung upaya sekolah dalam membina siswa, baik akademik maupun non-akademik. Ke depan, kami berharap akan muncul talenta-talenta muda di bidang olahraga voli dari SMK yang berada di ujung paling barat wilayah Bojonegoro ini,” ungkapnya melalui sambungan selular, Selasa (24/02/2026).

Ia menegaskan, Program Indonesia Pintar harus benar-benar tepat sasaran dan tepat guna. Jika digunakan sesuai ketentuan, bantuan tersebut bukan hanya membantu kebutuhan pendidikan, tetapi juga menjadi pijakan bagi lahirnya generasi berprestasi.

Kisah Aldiona dan Galang menjadi bukti bahwa dana PIP, ketika tepat sasaran, mampu menjadi investasi masa depan yang nyata bagi peserta didik dan dunia pendidikan. (Goen)

Verified by MonsterInsights