Bersama Masyarakat, Perhutani KPH Jatirogo Dukung Pelestarian Tradisi Sedekah Bumi di Desa Bate

TUBAN | DUTA PERISTIWA – Komitmen Perum Perhutani KPH Jatirogo dalam mendukung pelestarian budaya dan tradisi lokal masyarakat di sekitar kawasan hutan kembali ditunjukkan melalui partisipasinya dalam kegiatan Sedekah Bumi Desa Bate, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, Kamis (4/6/2026).

Melalui jajaran BKPH Bate, Perhutani turut bersinergi bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya dalam rangkaian kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan masyarakat setempat tersebut.

Tradisi Sedekah Bumi berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Bagi masyarakat Desa Bate, kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keselamatan, kesehatan, serta keberkahan yang diberikan sepanjang tahun.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Camat Bangilan Suwanto beserta staf, Asper BKPH Bate, Bhabinkamtibmas Desa Bate, Babinsa, Kepala Desa Bate dan perangkat desa, KRPH Bate, KRPH Sokomedalem, KRPH Kebonduren, Ketua LMDH Wana Bima Lestari, serta ratusan warga masyarakat yang turut memeriahkan kegiatan.

BACA JUGA  Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih Warnai HUT ke-80 RI di Kecamatan Blora Kota

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah, Perhutani, lembaga masyarakat desa hutan, dan warga dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Dalam sambutannya, perwakilan BKPH Bate, Didik Triarsa, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Sedekah Bumi yang dinilai mampu mempererat hubungan antarwarga dan para pemangku kepentingan.

“Kami dari Perhutani BKPH Bate berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat hubungan yang saling menguntungkan antara masyarakat dengan berbagai pihak. Menjaga kelestarian tradisi lokal merupakan bagian penting dalam mempertahankan nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat pedesaan,” ujarnya.

Didik juga menegaskan bahwa Perhutani KPH Jatirogo mendukung penuh pelestarian tradisi Sedekah Bumi sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa yang harus terus dijaga keberlangsungannya.

“Kami dari Perhutani KPH Jatirogo mendukung penuh kegiatan Sedekah Bumi sebagai salah satu budaya yang harus dijaga dan dilestarikan. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat desa dan Perhutani dapat menjalin hubungan yang lebih positif dalam menjaga lingkungan dan hutan, karena keduanya memiliki keterkaitan yang tidak dapat dipisahkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Didik mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kelestarian hutan sebagai sumber kehidupan yang memiliki peran vital bagi keseimbangan lingkungan.

“Menjaga hutan berarti menjaga keselamatan diri kita sendiri. Jika diibaratkan tubuh manusia, hutan adalah jantungnya. Ketika jantung rusak, maka organ-organ lainnya akan ikut melemah. Karena itu, menjaga hutan adalah tanggung jawab kita bersama,” tuturnya sebelum menutup sambutan.

Melalui kegiatan Sedekah Bumi ini, semangat gotong royong, rasa syukur, dan kepedulian terhadap lingkungan kembali diteguhkan. Perhutani KPH Jatirogo berharap sinergi yang telah terjalin dengan masyarakat sekitar hutan dapat terus diperkuat demi terwujudnya kelestarian budaya sekaligus keberlanjutan fungsi hutan bagi generasi mendatang. (Marlik)

error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights