BOJONEGORO, dutaperistiwa.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor peternakan mendapat dukungan dari PT Asri Dharma Sejahtera (ADS). Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2026, perusahaan daerah tersebut siap menyalurkan bantuan ternak domba kepada 100 warga penerima manfaat.
Pada Jumat (12/6/2026), PT ADS menyatakan kesiapannya untuk mendukung program Domba Kesejahteraan yang menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Bojonegoro dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Bantuan ternak tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi aset produktif yang mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga penerima manfaat.
Direktur Utama PT ADS mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menyukseskan program yang menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro.
“PT ADS siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui penyaluran bantuan Domba Kesejahteraan kepada 100 penerima manfaat. Kami berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Saat ini PT ADS bersama Tim Fasilitasi CSR Kabupaten Bojonegoro dan Dinas Peternakan dan Perikanan terus melakukan berbagai persiapan, termasuk validasi data calon penerima manfaat agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Selain itu, skema pendampingan juga disiapkan untuk memastikan ternak yang diberikan dapat dikelola dengan baik oleh masyarakat.
Pendampingan tersebut meliputi pengelolaan peternakan, pemeliharaan kesehatan ternak, hingga pemanfaatan pakan berbasis bahan baku lokal yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan PT ADS, program Domba Kesejahteraan diharapkan tidak hanya menjadi bantuan sosial semata, tetapi juga menjadi langkah pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan demikian, masyarakat penerima manfaat dapat memiliki usaha produktif yang mampu berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan taraf hidup keluarga.
“Kami optimistis program ini dapat menjadi salah satu instrumen pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung target Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mengurangi angka kemiskinan dan memperkuat ekonomi kerakyatan,” tutupnya.
Redaksi






