Bupati Bojonegoro Berangkatkan Mahasiswa KNN Unugiri, Dorong Perkuat Ekonomi Kreatif Desa

BOJONEGORO, dutaperistiwa.com – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono secara simbolis memberangkatkan para mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Pemberangkatan 816 mahasiswa KKN berlangsung di Lapangan Unugiri Bojonegoro, Selasa (28/7/2026).

Prosesi pemberangkatan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Setyo Wahono dengan memasangkan atribut KKN kepada perwakilan mahasiswa. Pemasangan atribut tersebut menjadi penanda dimulainya pengabdian kepada para mahasiswa di berbagai lokasi penempatan.

Bupati Setyo Wahono menyampaikan bahwa KKN merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus belajar langsung dari kehidupan masyarakat. Pengalaman di lapangan, menurutnya, akan menjadi bekal berharga dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.

Mari hadir sebagai mitra masyarakat dalam menggali potensi daerah. Kemudian memberikan gagasan, inovasi, dan solusi yang dapat mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan, tandas Bupati.

BACA JUGA  Putra Daerah Pulang Kampung, Letkol Kav Yudi Agus Setiyanto Resmi Jabat Dandim 0721/Blora

Selain itu, Bupati juga memberikan motivasi agar peserta KKN dapat berkontribusi dalam pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Bojonegoro. Beragam potensi lokal yang dimiliki desa diharapkan dapat dikembangkan menjadi produk maupun destinasi yang memiliki nilai tambah sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pembangunan daerah. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik serta menjunjung etika yang tinggi selama menjalankan program pengabdian.

Sementara itu, Rektor Unugiri, Dr. KMJauharul Maarif, dalam laporannya mengatakan KKN tahun ini terbagi menjadi dua kategori, yakni KKN Pintar dan KKN Cerdas. Keduanya dirancang untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan masyarakat melalui pendekatan kolaboratif dan inovatif.

BACA JUGA  Workshop Stikosa AWS dan YDSF: Penguatan Kreativitas jadi Benteng Pertahanan Agar Tak Mudah Terseleksi

Ia menjelaskan, KKN Pintar mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat untuk Akselerasi Desa Wisata dan Ekonomi Kreatif: Menggali Potensi, Bercerita Destinasi.” Tema-tema tersebut menitikberatkan pada penguatan potensi desa melalui pemberdayaan masyarakat, pengembangan sektor pariwisata, serta peningkatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

KKN Cerdas mengangkat tema ‘Mengukuhkan Strategi Kemitraan untuk Akselerasi Ekosistem Pendidikan Global Berkualitas.’ “Program ini diarahkan untuk memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan global,” lanjut Rektor Unugiri.

Pelaksanaan KKN Unugiri tahun ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, bekerja sama lintas disiplin, serta mengembangkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi pengabdian.

Suasana pemberangkatan berlangsung khidmat dan penuh semangat. Ribuan mahasiswa tampak antusias mengikuti rangkaian acara sebelum diberangkatkan menuju daerah penempatan masing-masing.

BACA JUGA  Panen Perdana Pepaya di Pekarangan Pangan Bergizi Desa Kendung, Bojonegoro Tunjukkan Ketahanan Pangan Mandiri

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Wakil Rektor Unugiri, Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) Unugiri, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro, Komite Ekonomi Kreatif, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta perwakilan Polres Bojonegoro.

Melalui pelaksanaan KKN Tahun 2026 ini, diharapkan mahasiswa Unugiri mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan desa, penguatan ekonomi kreatif, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bojonegoro.

Redaksi

Views: 0

Verified by MonsterInsights