ULP PLN Tuban Klaim Semua Desa di Kabupaten Tuban Telah Teraliri Listrik

TUBAN, dutaperistiwa.com – Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tuban mengklaim semua desa di Tuban telah teraliri jaringan listrik. Namun, ada beberapa area yang belum teraliri listrik karena belum ada akses jaringan tegangan menengah.

“Yang belum rata-rata akses pertanian atau area persawahan, karena belum ada akses jaringan tegangan menengah (JTM). Di sana hanya bisa jaringan tegangan rendah (JTR),” ungkap Manager ULP PLN Tuban, Agus Riyadi, Jumat (05/05).

Belum adanya akses JTM, kata Agus, karena travo di daerah tersebut biasanya travonya sudah overload. Sehingga para petani yang akan pasang baru masih terkendala hal tersebut.

BACA JUGA  Wujudkan Pemilu Damai 2024, Polri Bersama Wartawan Gelar Bhayangkara Presisi Seven Soccer Cup

“Sementara belum bisa terlayani karena butuh perluasan jaringan. Namun sudah kita usulkan ke UP3 Bojonegoro selaku pemegang kebijakan,” imbuh Agus.

Tim Leader Teknik ULP PLN Tuban, M. Gupron Nurhalim menambahkan bahwa usulan para petani untuk perluasan jaringan hingga area persawahan telah diusulkan, termasuk gambaran kebutuhan material dan perluasan jaringannya seperti apa.

“Kendala kita adalah akses jalan, karena kalau area persawahan biasanya hanya jalan setapak atau galengan atau terlalu pelosok, itu kendalanya untuk sampai di JTM atau JTR. Karena dikhawatirkan jika ada sesuatu nanti yang disalahkan PLN,” dalihnya.

BACA JUGA  Disamarkan dalam Karung Kompos, Bea Cukai Malang Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal Rp3,7 Miliar

Adapun program 2023 ini, lanjut Gupron, PLN masih prioritas pelayanan pelanggan pasang baru. Sedangkan untuk menangani gangguan, pelanggan diarahkan di call center 123 atau aplikasi PLN Mobile.

“Sistem layanannya sesuai antrean, jadi satu-satu. Karena sistem layanan pelanggan ini 24 jam on call,” tegasnya.

BACA JUGA  Target Peningkatan PAD, Pj Bupati Bojonegoro Serahkan Mobil Layanan Samsat Keliling dan SPPT PBB-P2

Di Kabupaten Tuban sendiri, puluhan tim teknis stanby melayani aduan pelanggan sesuai sistem.

“Trackingnya tim teknis bisa kita pantau di mana mereka berada. Jadi mereka keliling sesuai titik koordinat dalam aduan sesuai wilayah kerja masing-masing,” pungkasnya. (Red)

error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights