250 Siswa SH Terate Ranting Kota Bojonegoro Jalani Prosesi Pengambilan Sabuk Melalui Lari Kota 10 Kilometer

BOJONEGORO, dutaperistiwa.com – Sebanyak 250 siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Kota Bojonegoro mengikuti prosesi pengambilan sabuk pada Minggu (23/11). Kegiatan ini menjadi tahapan akhir dari rangkaian Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dan dilaksanakan melalui agenda lari kota sejauh kurang lebih 10 kilometer.

Prosesi diawali dari Sekretariat SH Terate Cabang Bojonegoro, yang menjadi titik kumpul sekaligus start dan finish kegiatan. Para peserta kemudian melanjutkan lari melalui rute utama kota, melintasi Jalan HOS Cokroaminoto, KH R. Moh. Rosyid, Rajekwesi, Kolonel Sugiono, Monginsidi, Sema Abdullah, hingga Panglima Polim, sebelum kembali ke sekretariat.

Ketua Ranting Kota Bojonegoro, Tri Wahyu Utomo atau Kang Mas Ut, menjelaskan bahwa pengambilan sabuk bukan sekadar syarat formal UKT, tetapi juga sarana pembentukan karakter.

“Agenda pengambilan dan penyematan sabuk ini diikuti 250 siswa, baik privat maupun umum. Panitia juga sudah berkoordinasi dengan Polres Bojonegoro dan mendapatkan izin resmi untuk pelaksanaannya,” ujar Kang Mas Ut.

Ia menambahkan, lari kota dipilih sebagai metode pengujian karena efektif melatih ketahanan fisik, kedisiplinan, konsistensi, serta keberanian para siswa. Selain itu, kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat rasa kebersamaan antaranggota dan menanamkan nilai persaudaraan khas SH Terate.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan, Satuan Pengamanan Terate (PAMTER) Cabang Kabupaten Bojonegoro turut bersinergi dengan Satlantas Polres Bojonegoro. Mereka mengatur lalu lintas dan menjaga keamanan sepanjang rute. Panitia juga menyiapkan ambulans dan tim medis sebagai bentuk antisipasi jika terjadi kendala teknis maupun non-teknis.

Kang Mas Ut menegaskan, SH Terate selalu mengutamakan aspek keselamatan serta pendidikan karakter.

“Melalui prosesi ini, kami berharap para siswa tidak hanya unggul dalam teknik pencak silat, tetapi juga memiliki mental yang kuat, tangguh, dan berakhlak sesuai ajaran SH Terate,” pungkasnya.

Goen

BACA JUGA  Pertunjukan Wayang Kulit Meriahkan Perayaan Hari Kebudayaan Nasional RI Ke-1 dan HUT TNI Ke-80 di Malang
Verified by MonsterInsights