BOJONEGORO, dutaperistiwa.com – Semangat gotong royong dan kemandirian warga masyarakat Dusun Tegaron, khususnya RT. 01 RW. 03, Desa Gamongan, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, patut diacungi jempol. Secara swadaya, mereka mengerjakan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 200 meter dengan lebar 2,5 meter, tanpa menunggu bantuan dari pemerintah desa (Pemdes).
Proyek infrastruktur penting ini telah berjalan selama kurang lebih tiga pekan. Hingga saat ini, sepanjang 100 meter TPT telah berhasil diselesaikan, setengah dari total panjang yang direncanakan. Selain TPT, warga juga secara bersamaan melakukan pekerjaan “huruk pedel” (perataan atau perbaikan lahan/tanggul).
Yang menarik adalah sumber pendanaan proyek ini. Dana sepenuhnya bersumber dari kas simpan pinjam milik RT. 01 RW. 03. Pada tanggal 5 Juli lalu, kas RT tersebut telah terkumpul sebesar Rp 70 juta. Melalui kesepakatan warga, diambil dana sebesar Rp 20 juta untuk memulai pembangunan TPT dan huruk pedel. Sisa dana sebesar Rp 50 juta dikembalikan ke dalam sistem simpan pinjam untuk dimanfaatkan kembali oleh warga setempat.
“Hingga saat ini, pekerjaan sudah menelan biaya sekitar Rp 25 juta,” jelas Riko, salah seorang warga RT. 01 RW. 03, saat ditemui wartawan dutaperistiwa.com di lokasi. Ia menegaskan bahwa inisiatif ini murni berasal dari warga. “Ini murni swadaya warga RT. 01 RW. 03, jadi sama sekali tidak ada campur tangan dari pihak Pemdes,” tegasnya, Kamis (24/07/2025).
Pekerjaan fisik dikerjakan langsung oleh tenaga lokal sebanyak 5 orang warga, semakin memperkuat aspek pemberdayaan masyarakat dalam proyek ini.
Riko mengungkapkan motivasi di balik aksi swadaya ini. Menurutnya, pembangunan TPT dan huruk pedel ini merupakan bukti nyata bahwa warga mampu berkarya mandiri. “Ini semata-mata dilakukan oleh swadaya warga untuk membuktikan bahwa tanpa campur tangan Pemdes pun kami bisa mengerjakan,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan dan dana mandiri, warga RT. 01 RW. 03 Dusun Tegaron terus melanjutkan pembangunan TPT dan perbaikan lahan. Mereka berharap proyek yang tersisa 100 meter lagi dapat segera diselesaikan demi keamanan dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal mereka.
Pewarta : Goen





