BLORA, dutaperistiwa.com – Sedekah bumi di Desa Karangjong, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora kali ini menghadirkan hiburan seni tayub dari Kecamatan Todanan yang dilaksanakan pada hari Kamis (31/07/2025).
Kirim Do’a dalam ritual dan hajatan sedekah bumi di Desa Karangjong diadakan di salah satu punden yang ada di desa dan dimulai kurang lebih pukul 13.00 WIB. Setelah kirim do’a dan ritual hajatan selesai, puluhan warga laki-laki yang mengikuti ritual di punden tersebut saling melempar makanan, sehingga dalam kegiatan sedekah bumi di Desa Karangjong tersebut terlihat unik dan meriah.
Pada acara sedekah bumi Desa Karangjong tampak dihadiri Camat Ngawen, Jaenuri serta beberapa kepala desa se-Kecamatan Ngawen. Selain itu Danramil Ngawen juga nampak terlihat datang bersama anggotanya,
Camat Ngawen dalam sambutannya mengatakan bahwa pada periode kepemimpinan Bupati Mas Arief yang pertama beberapa ruas jalan di wilayah Kecamatan Ngawen memang belum sempat tersentuh, namun pada periodisasi yang kedua, Bapak Bupati Arief Rohman telah menganggarkan senilai Rp34 milyar untuk pekerjaan pembangunan jalan mulai dari Desa Srigading sampai ke Desa Karangjong ini, ucap Jaenuri.
Camat Ngawen juga menambahkan bahwa dirinya berharap, “dalam momen sedekah bumi di Desa Karangjong ini, semoga hasil panen warga disini selalu melimpah ruah dan warga disini selalu dianugerahi kesehatan dan selalu dalam lindungan Allah SWT, ” Ucap Camat mengakhiri sambutannya.
Sudarno, Kepala Desa Karangjong menambahkan, “saya memakili warga Desa Karangjong, mengucapkan terima kasih dengan rencana pembangunan jalan Desa Srigading menuju Desa Karangjong, yang segera terealisasi pembangunannya pada Tahun 2025 ini.” Tutur Sudarno.
“Saya juga mengucapkan terima kasih pada semua warga desa, yang atas dasar kesepakatan serta dukungan warga, sehingga kegiatan sedekah bumi ini bisa terlaksana. ” Pungkas Sudarno.
Usai keduanya, baik Camat Ngawen maupun Kepala Desa Karangjong memberikan sambutan, acara hiburan seni tayub dari Todanan pimpinan Bapak Dwi pun segera dimulai di panggung yang sudah disiapkan sebelumnya di lokasi punden tersebut, sementara untuk malam harinya hiburan seni tayub digelar di depan rumah kepala desa.
Pewarta : Jono





