Opini  

OPINI : Degradasi Adab, Etika dan Moral Ancaman Serius Bagi Kesatuan dan Persatuan Bangsa

OPINI, dutaperistiwa.com – Sungguh menjadi pertanyaan besar bagi kita sebagai Warga Negara Indonesia yang saat ini mengalami kemerosotan moral bahkan bisa dikatakan punahnya adab, etika dan moral dari peradaban sebuah bangsa.

Berbagai macam kegagalan yang diakibatkan dari beranak pinaknya berbagai macam krisis adalah bibit subur yang menjadikan bangsa ini mengalami konflik yang berkepanjangan dan tak kunjung usai. Sungguh di luar nalar akal sehat kita, bangsa yang kaya akan kekayaan alam dan keanekaragaman budaya harus lumpuh karena terkikisnya adab, etika dan moral yang merupakan nilai luhur dan kepribadian bangsa.

Menurut penulis banyak faktor yang menjadi lumpuhnya adab, etika dan moral dari bangsa ini,

Yang pertama di antaranya adalah kurang mampunya pemerintah memberantas korupsi. Kondisi masyarakat bangsa yang notabene sedang mengalami berbagai macam problema dan kesulitan ekomomi justru malah dihadapkan pada tontonan korupsi yang semakin menjadi-jadi dan seolah olah tidak terkendali. Kondisi bangsa yang seperti ini menurut penulis tentu saja sangat membebani mental dari seluruh lapisan masyarakat dan menambah semakin meluasnya krisis kepercayaan yang secara langsung menjadi sumber petaka yang menghancurkan nilai-nilai luhur dari adab, etika dan moral dari bangsa ini.

BACA JUGA  Ketum IWO Indonesia Mendukung Kejaksaan Agung RI Usut Tuntas Kasus Korupsi di Tubuh Pertamina

Yang kedua adalah masih rendahnya taraf SDM dan kurang siapnya mental dari sebagian lapisan masyarakat bangsa dalam menyikapi dan menghadapi era perubahan zaman yang hadir lewat terbukanya pinttu gerbang globalisasi dan modernisasi. ini menurut penulis juga sangat berpengaruh besar akan kemerosotan atau terdegradasinya adab, etika dan moral dari masyarakat bangsa. Betapa tidak, masih terbatasnya kemampuan dan lemahnya daya pikir sebagian dari masyarakat khususnya lapisan masyarakat kelas bawah harus dihadapkan pada tingginya tensi dari tingkat persaingan di berbagai bidang dengan basis globalisasi dan modernisasi yang bertajuk Kebebasan.

BACA JUGA  Marak Dugaan Pungli di Berbagai Sekolah di Jawa Timur, Sangat Mencoreng Citra Pendidikan Nasional

Menurut penulis, berjalannya peradaban masyarakat di era modernisasi yang di dalam prosesnya lebih mengutamakan kebebasan tanpa batas ini juga merupakan salah satu sumber petaka besar yang memberangus dan meluluhlantakkan adab, etika dan moral yang menjadi karakter dari perilaku masyarakat yang mendarah daging dan menjadi kepribadian dari bangsa.

Menimbang dan melihat terdegradasinya nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam adab, etika dan moral dari bangsa besar ini, menurut penulis tidak ada jalan lain kecuali harus kembali mewujudkan cita-cita semangat kebersamaan dalam membangun kecerdasan dengan mengedepankan nilai-nilai luhur dari adab, etika dan moral sebagai dasar hidup berlingkungan, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Tanpa mengecualikan hak yang dijamin tentang kebebasan dari setiap insan dalam hidup berbangsa dan bernegara, harus diakui karena masih kurang cerdas dan minimnya tataran tingkat SDM dari sebagian lapisan masyarakat bangsa. Kebebasan tanpa batas yang dipandu dengan era modernisasi belakangan ini terbalik menjadi sarana atau ajang kompetisi ketatnya persaingan negatif yang secara langsung menggerus luhurnya nilai-nilai adab, etika dan moral yang lekat di tengah masyarakat bangsa dan terkesan mendiskreditkan UUD 1945 dan Pancasila sebagai landasan sah sebagai dasar hidup berbangsa dan bernegara.

BACA JUGA  Ketua DPD IWO-I Bojonegoro: SPJ dan Laporan Keuangan Tidak Termasuk Kategori Pasal 17 UU KIP 

Menurut penulis, kondisi ini tentu saja sangat memperihatinkan, betapa tidak, karakter masyarakat bangsa yang lekat dengan sopan santun berubah menjadi bangsa yang beringas dan buas.

Terakhir, menurut penulis karena degradasi adab, etika dan moral, sehingga sangat memungkinkan adanya perpecahan yang secara otomatis mempengaruhi kesatuan dan persatuan bangsa.

Penulis : SUMARLIK (Kabiro Tuban Media Online Duta Peristiwa)

.

error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights