BLORA, dutaperistiwa.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Blora menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Gerakan Sedekah Buku tingkat kabupaten di kantor setempat, Selasa (14/4/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat akses bacaan hingga ke pelosok desa.
Kepala DPK Kabupaten Blora, Mohamad Toha Mustofa, S.Si, M.Kes., menyampaikan bahwa rakor kali ini mengusung tema “Membangun Peradaban, Meningkatkan Literasi”. Rakor dihadiri beberapa OPD dan Camat.
Menurutnya, literasi adalah fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Blora. Seperti peribahasa “Satu buku seribu ilmu” yang menggambarkan betapa besarnya manfaat membaca.
Karena, dengan membaca satu buku, pikiran kita terbuka pada perspektif baru yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan.
“Dalam rakor dilakukan diskusi pelaksanaan lauching Program Sedekah Buku tingkat Kabupaten Blora pada Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2026 dengan tema,Membangun Peradaban, Meningkatkan Literasi,” jelasnya.
“Gerakan Sedekah Buku merupakan inisiatif sosial untuk mengumpulkan donasi buku layak baca dari masyarakat. Tujuannya jelas, yakni mendistribusikannya ke perpustakaan desa, taman bacaan masyarakat (TBM), serta kelompok masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Program ini mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyumbangkan buku-buku koleksi pribadi yang sudah tidak dibaca namun masih dalam kondisi baik dan relevan.
Toha menekankan bahwa buku yang didonasikan haruslah konten yang positif dan tidak melanggar hukum.
Melalui gerakan ini, DPK Blora berharap budaya berbagi ilmu dapat tumbuh sekaligus mengatasi persoalan kurangnya ketersediaan bahan pustaka di tingkat desa.
Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan indeks literasi di Kabupaten Blora terus meningkat demi masa depan yang lebih cerah.
Redaksi






